Medco Resmi Kelola Blok Cendramas di Malaysia, Target Produksi Migas 2026 Tembus 170.000 Boepd
- Kamis, 12 Februari 2026
JAKARTA - Langkah strategis PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) memasuki pasar Malaysia resmi dimulai melalui pengelolaan Blok Cendramas. Penunjukan ini menjadi tonggak penting dalam ekspansi internasional perseroan di sektor minyak dan gas bumi.
Petronas secara resmi menunjuk Medco Asia Pacific Limited sebagai operator blok minyak dan gas bumi (migas) Cendramas di Malaysia. Medco Asia Pacific Limited sendiri merupakan anak usaha dari PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC).
Dengan penunjukan tersebut, Blok Cendramas menjadi portofolio pertama MEDC di Malaysia. Hal ini menandai babak baru ekspansi regional perusahaan di industri energi.
Baca JugaPoliklinik Eksekutif Primaya Hospital Fokus Pada Kecepatan dan Kenyamanan Pasien
Direktur Utama MEDC Hilmi Panigoro mengatakan pihaknya telah menerima surat resmi penunjukan Medco sebagai operator oleh Petronas untuk Kontrak Bagi Hasil (PSC) Cendramas. Penunjukan ini sekaligus mempertegas kepercayaan Petronas terhadap kapabilitas Medco.
Di sisi lain, Medco juga diusulkan bermitra dengan DIALOG Resources Sdn. Bhd., dan EnQuest Petroleum Production Malaysia Ltd untuk mengelola Blok Cendramas tersebut. Kolaborasi ini diharapkan memperkuat operasional dan pengembangan blok migas tersebut.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada Petronas atas penunjukan ini dan kepercayaan yang diberikan untuk menetapkan Medco Asia Pacific Limited sebagai Operator PSC Cendramas," ucap Hilmi melalui keterangan resmi, Rabu, 11 Februari 2026. Pernyataan tersebut menegaskan apresiasi perusahaan atas kepercayaan yang diberikan.
Hilmi menambahkan bahwa penunjukan ini tetap tunduk pada pelaksanaan PSC dan perjanjian operasi bersama serta persyaratan pendahuluan lain yang ditetapkan oleh Petronas. Proses administrasi dan teknis akan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.
"Kami terus menantikan kerja sama yang erat dengan Petronas, DIALOG, dan EnQuest untuk menjalankan kegiatan operasi yang aman dan andal serta memaksimalkan nilai dari aset ini," kata Hilmi. Ia menekankan pentingnya sinergi dalam mengelola aset strategis tersebut.
Target Produksi Migas 2026 Capai Level Tertinggi
Di tengah ekspansi tersebut, Medco menargetkan produksi antara 165.000–170.000 barel setara minyak per hari (boepd) pada 2026. Target ini disebut sebagai tingkat produksi tertinggi perseroan.
Direktur & Chief Executive Officer Medco Roberto Lorato mengatakan perseroan sudah mampu mencatat produksi rata-rata migas sebesar 156.000 boepd pada 2025. Realisasi tersebut menunjukkan tren pertumbuhan yang konsisten.
Produksi rata-rata pada 2025 meningkat dibanding tahun sebelumnya yang berada di level 152.000 boepd. Kenaikan ini mencerminkan efektivitas strategi operasional yang dijalankan perusahaan.
"Memasuki tahun 2026, kami tetap fokus untuk terus menciptakan nilai yang berkelanjutan bagi para pemangku kepentingan melalui pertumbuhan, keunggulan operasional, serta disiplin dalam pengelolaan modal," kata Roberto dalam keterangan resmi, dikutip Kamis, 29 Januari 2026. Pernyataan ini menegaskan arah strategis perusahaan ke depan.
Target produksi 2026 tidak lepas dari berbagai proyek pengembangan yang telah berjalan. Perusahaan optimistis kinerja produksi akan terus meningkat secara berkelanjutan.
Kontribusi Proyek dan Akuisisi terhadap Kinerja Produksi
Realisasi produksi migas MEDC pada 2025 didukung oleh proyek-proyek baru di Blok B Natuna. Selain itu, peningkatan kepemilikan operasi di PSC Corridor menjadi 70% turut memperkuat kinerja produksi.
Langkah strategis lain yang dilakukan MEDC adalah mengakuisisi Fortuna International (Barbados) Inc dari Repsol E&P, S.à.r.l. Akuisisi ini memperluas kepemilikan tidak langsung perusahaan di PSC Corridor.
Fortuna International merupakan pemegang hak kepemilikan tidak langsung sebesar 24% di PSC Corridor. Dengan langkah ini, posisi MEDC di proyek tersebut semakin kuat.
Pada kuartal IV 2025, produksi migas mencapai puncaknya sebesar 178.000 boepd. Rata-rata produksi selama kuartal tersebut tercatat 176.000 boepd.
Capaian tersebut menjadi salah satu indikator positif menjelang target produksi 2026. Kinerja kuartal akhir 2025 memperlihatkan momentum pertumbuhan yang solid.
Ekspansi ke Malaysia melalui Blok Cendramas diharapkan memberikan kontribusi tambahan bagi portofolio internasional MEDC. Langkah ini sekaligus memperluas jejak operasional perusahaan di kawasan Asia Tenggara.
Dengan dukungan mitra strategis seperti Petronas, DIALOG, dan EnQuest, MEDC optimistis dapat menjalankan operasi secara aman dan andal. Sinergi lintas perusahaan menjadi kunci optimalisasi nilai aset.
Penunjukan sebagai operator PSC Cendramas menunjukkan pengakuan terhadap pengalaman dan rekam jejak MEDC. Kepercayaan tersebut membuka peluang pengembangan bisnis lebih luas di pasar regional.
Strategi pertumbuhan yang dijalankan MEDC tidak hanya berfokus pada peningkatan produksi. Perusahaan juga menekankan disiplin pengelolaan modal dan keberlanjutan nilai bagi pemangku kepentingan.
Langkah ekspansi ini mempertegas ambisi MEDC menjadi pemain energi regional yang kompetitif. Blok Cendramas menjadi pintu masuk penting dalam memperluas portofolio internasional.
Dengan target produksi hingga 170.000 boepd pada 2026, MEDC menempatkan diri pada fase pertumbuhan baru. Perusahaan memanfaatkan kombinasi proyek baru, akuisisi strategis, dan kolaborasi lintas negara untuk mencapai tujuan tersebut.
Ekspansi ke Malaysia bukan hanya penambahan aset, melainkan bagian dari strategi jangka panjang perusahaan. MEDC berupaya menjaga momentum pertumbuhan melalui keunggulan operasional dan kerja sama strategis.
Kinerja produksi yang terus meningkat sejak 2024 menjadi fondasi kuat menuju target 2026. Dukungan proyek Natuna dan PSC Corridor memperlihatkan efektivitas langkah ekspansi yang telah dilakukan.
Dengan berbagai pencapaian tersebut, MEDC menunjukkan kesiapan menghadapi tantangan industri migas global. Penunjukan sebagai operator Blok Cendramas menjadi simbol kepercayaan sekaligus peluang pertumbuhan baru di Malaysia.
Nathasya Zallianty
indikatorbisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Hasil Liga Inggris: Liverpool Menang Tipis dan "Beruntung" Saat Menghadapi Sunderland
- Kamis, 12 Februari 2026
Prediksi Pisa vs AC Milan: Pertarungan Sengit di Hari Valentine Serie A 2026
- Kamis, 12 Februari 2026
Serie A Pekan 24: Jadwal Padat dan Kondisi Kebugaran Pemain Menjadi Sorotan Utama
- Kamis, 12 Februari 2026
Berita Lainnya
Surge Jalin Kerja Sama Strategis Bangun Infrastruktur ICT IKN Nusantara
- Kamis, 12 Februari 2026
PT Samindo Resources Suntik Modal Rp270 Miliar untuk Anak Usaha Dorong Ekspansi Operasional
- Kamis, 12 Februari 2026
Strategi Ekspansi PT Samudera Indonesia Tbk. dengan Capex Triliunan Rupiah Tahun 2026
- Kamis, 12 Februari 2026
Hutama Karya Siapkan Tol Trans Sumatera untuk Pendaratan Pesawat Tempur Strategis
- Kamis, 12 Februari 2026












