JAKARTA - Menjelang arus mudik Lebaran 2026, kabar mengenai potongan harga tiket pesawat menjadi perhatian banyak calon penumpang.
Indonesia AirAsia mengambil langkah dengan menawarkan diskon tiket penerbangan domestik mulai dari 17% untuk periode mudik tahun ini. Program tersebut menjadi bagian dari upaya maskapai dalam mendukung kelancaran mobilitas masyarakat selama Ramadan dan Idul Fitri.
Kebijakan diskon ini tidak berdiri sendiri. Pemerintah sebelumnya telah mengumumkan insentif transportasi guna menjaga daya beli masyarakat serta mengelola lonjakan arus perjalanan.
Baca JugaMendag Laporkan 149 Pasar Terdampak Bencana Kembali Beroperasi
Dalam konteks itulah Indonesia AirAsia menghadirkan program potongan harga yang berlaku untuk pembelian tiket mulai 10 Februari hingga 29 Maret 2026, dengan periode penerbangan pada 14–29 Maret 2026.
Skema Diskon dan Periode Berlaku
Indonesia AirAsia memastikan diskon tiket domestik berlaku untuk seluruh rute dalam negeri yang mereka layani. Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Utama Indonesia AirAsia, Achmad Sadikin Abdurachman menjelaskan detail kebijakan tersebut.
"Inisiatif ini sejalan dengan dukungan Indonesia AirAsia terhadap program pemerintah dalam menyediakan akses transportasi udara yang aman, nyaman, dan dapat dinikmati oleh lebih banyak masyarakat,” ujar Sadikin.
Program ini memberikan potongan harga mulai dari 17% untuk penerbangan kelas ekonomi domestik. Diskon berlaku bagi pembelian tiket pada 10 Februari–29 Maret 2026, sementara jadwal terbang yang mendapatkan fasilitas ini adalah 14–29 Maret 2026, bertepatan dengan periode puncak mudik Lebaran.
Selain potongan langsung pada tarif dasar, Indonesia AirAsia juga melakukan penyesuaian sejumlah komponen dalam tiket.
Sadikin menyebutkan bahwa penyesuaian mencakup pajak, biaya layanan bandara, serta komponen bahan bakar pesawat. Kebijakan tersebut diharapkan membuat harga tiket lebih terjangkau tanpa mengurangi aspek keselamatan maupun layanan.
Dukungan terhadap Program Diskon Transportasi Pemerintah
Langkah AirAsia selaras dengan kebijakan pemerintah yang lebih dulu mengumumkan insentif transportasi nasional. Pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp911,16 miliar untuk mendukung program diskon transportasi pada periode mudik Lebaran 2026.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan bahwa sumber anggaran berasal dari APBN dan non-APBN.
Untuk moda angkutan udara, diskon tarif ditetapkan sebesar 17%—18% khusus kelas ekonomi penerbangan domestik pada 14–29 Maret 2026. Program ini diproyeksikan dapat dimanfaatkan oleh sekitar 3,3 juta penumpang.
Sasaran kebijakan tersebut tidak hanya transportasi udara. Pemerintah juga memberikan insentif pada moda lain seperti kereta api, kapal laut, dan penyeberangan. Tujuan utamanya adalah menjaga daya beli masyarakat sekaligus mengatur mobilitas arus mudik agar tetap terkendali.
Dalam konteks ini, diskon yang ditawarkan Indonesia AirAsia menjadi bagian dari implementasi kebijakan nasional yang lebih luas, sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap transportasi udara selama musim mudik.
Berlaku untuk Seluruh Rute Domestik AirAsia
Indonesia AirAsia menegaskan bahwa kebijakan diskon berlaku untuk seluruh rute domestik yang mereka operasikan. Dengan cakupan rute yang tersebar di berbagai kota besar dan destinasi wisata, masyarakat memiliki lebih banyak pilihan penerbangan.
Sadikin menyampaikan bahwa kebijakan ini diharapkan dapat mendorong minat masyarakat menggunakan transportasi udara, baik untuk keperluan mudik maupun perjalanan wisata selama periode Lebaran.
Peningkatan mobilitas penumpang domestik melalui jalur udara juga dinilai mampu mendorong pergerakan sektor pariwisata nasional.
Mobilitas wisatawan nusantara selama periode Lebaran berkontribusi pada aktivitas ekonomi daerah tujuan. Pergerakan ini berdampak pada sektor perhotelan, kuliner, transportasi lokal, hingga UMKM yang berada di sekitar destinasi yang dilayani Indonesia AirAsia.
Dengan diskon yang berlaku selama hampir dua pekan periode terbang, maskapai berharap tingkat keterisian kursi tetap optimal tanpa mengabaikan kenyamanan dan keamanan penerbangan.
Apresiasi kepada Pemerintah dan Pemangku Kepentingan
Sejalan dengan pelaksanaan program diskon tersebut, Indonesia AirAsia menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang terlibat.
Maskapai mengakui dukungan pemerintah, regulator, pengelola bandara, serta para pemangku kepentingan terkait sebagai faktor penting dalam kelancaran implementasi kebijakan ini.
Sinergi antara pemerintah dan pelaku industri penerbangan dinilai menjadi kunci agar program diskon dapat berjalan efektif. Penyesuaian komponen tiket seperti pajak dan biaya layanan bandara tidak dapat dilakukan tanpa koordinasi lintas institusi.
Melalui kolaborasi tersebut, diharapkan kebijakan ini mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat luas. Tidak hanya membantu meringankan biaya perjalanan, tetapi juga memastikan operasional penerbangan tetap berjalan sesuai standar keselamatan dan regulasi yang berlaku.
Dampak terhadap Mobilitas dan Perekonomian Daerah
Diskon tiket pesawat pada periode mudik tidak hanya berkaitan dengan perjalanan pulang kampung. Lebaran juga menjadi momentum perjalanan wisata keluarga. Dengan harga tiket yang lebih kompetitif, masyarakat memiliki peluang lebih besar untuk bepergian.
Peningkatan jumlah penumpang udara berpotensi menggerakkan roda ekonomi di berbagai daerah. Destinasi yang dilayani Indonesia AirAsia dapat merasakan dampak positif dari lonjakan kunjungan wisatawan domestik. Sektor pariwisata, perhotelan, dan jasa pendukung lainnya ikut terdorong.
Di sisi lain, kebijakan ini juga menjadi bagian dari strategi menjaga daya beli masyarakat. Dengan adanya diskon, biaya perjalanan dapat ditekan sehingga anggaran keluarga tetap terjaga selama periode Lebaran.
Dengan periode pembelian hingga 29 Maret 2026 dan jadwal penerbangan 14–29 Maret 2026, calon penumpang memiliki waktu yang cukup untuk merencanakan perjalanan. Informasi resmi terkait rute dan ketersediaan kursi dapat diakses melalui kanal penjualan resmi Indonesia AirAsia.
Program ini sekaligus menunjukkan bahwa sektor penerbangan turut berperan aktif dalam mendukung kelancaran arus mudik Lebaran 2026.
Sindi
indikatorbisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Hasil Liga Inggris: Liverpool Menang Tipis dan "Beruntung" Saat Menghadapi Sunderland
- Kamis, 12 Februari 2026
Prediksi Pisa vs AC Milan: Pertarungan Sengit di Hari Valentine Serie A 2026
- Kamis, 12 Februari 2026
Serie A Pekan 24: Jadwal Padat dan Kondisi Kebugaran Pemain Menjadi Sorotan Utama
- Kamis, 12 Februari 2026
Berita Lainnya
Strategi Baru DKI Jakarta Amankan Pasokan Beras Jelang Ramadan Melalui Kolaborasi Petani Daerah
- Kamis, 12 Februari 2026
Pemerintah Perkuat Perlindungan Sawah dan Petani Kecil Melalui Pengendalian Alih Fungsi Lahan
- Kamis, 12 Februari 2026
Pemerintah Dorong Proyek DME Batu Bara Disebut Wajib Libatkan Teknologi CCUS
- Kamis, 12 Februari 2026
Harga Minyak Dunia Menguat Dipicu Ketegangan Amerika Iran Dan Dinamika Pasokan Global
- Kamis, 12 Februari 2026












