Jumat, 13 Februari 2026

Presiden Prabowo Hadiri KTT Dewan Perdamaian Perdana di AS Februari 2026

Presiden Prabowo Hadiri KTT Dewan Perdamaian Perdana di AS Februari 2026
Presiden Prabowo Hadiri KTT Dewan Perdamaian Perdana di AS Februari 2026

JAKARTA - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dipastikan akan hadir dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) perdana Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP) di Amerika Serikat yang dijadwalkan berlangsung pada 19 Februari 2026. Pernyataan ini disampaikan oleh Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Vahd Nabyl A. Mulachela pada media gathering di Jakarta, Selasa (10 Februari 2026).

Berikut penyampaian lengkap berita dengan sudut pandang baru namun tetap berdasarkan fakta dan kutipan asli:

Peran Indonesia dalam Forum Perdamaian Dunia

Baca Juga

Sambangi Dapur MBG Desa Beringin Personel Sampaikan Imbauan Keamanan Dan Kebersihan

Kemlu mengonfirmasi keikutsertaan Presiden Prabowo pada KTT tersebut dengan menegaskan bahwa Indonesia ingin berperan aktif dalam membentuk arah kerja Dewan Perdamaian sejak awal. “Bapak Presiden Prabowo Subianto rencananya akan hadir,” kata Mulachela dalam pernyataannya. Keterlibatan Indonesia di forum ini diharapkan menjadi bagian dari upaya memperjuangkan rekonstruksi Jalur Gaza dan dukungan terhadap perjuangan rakyat Palestina sesuai dengan kehendak masyarakat Indonesia.

Indonesia resmi menjadi anggota Board of Peace setelah Prabowo menandatangani piagam pembentukan lembaga tersebut pada peluncurannya di Davos, Swiss, pada 22 Januari 2026. Keikutsertaan di BoP menunjukkan upaya diplomasi Indonesia dalam konflik internasional melalui mekanisme multilateralisme.

Agenda Kunjungan Presiden ke Amerika Serikat

Selain menghadiri KTT Dewan Perdamaian, Presiden Prabowo juga memiliki agenda strategis berupa penandatanganan Agreement on Reciprocal Tariff (ART) antara Indonesia dan Amerika Serikat. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebutkan bahwa proses finalisasi kesepakatan tarif resiprokal ini sudah hampir rampung dan akan ditandatangani selama kunjungan tersebut.

Kesepakatan ini menjadi bagian penting dalam hubungan perdagangan bilateral antara RI dan AS, yang mencakup pembahasan tarif impor dan akses pasar. Airlangga menjelaskan bahwa penandatanganan ART juga akan menjadi momen untuk memperkuat kerja sama ekonomi di samping dukungan terhadap misi perdamaian global yang diusung dalam BoP.

Komitmen terhadap Solusi Dua Negara untuk Palestina

Dalam KTT BoP, Indonesia akan menekankan kepentingan rekonstruksi Gaza dan solusi dua negara sebagai bagian dari upaya mencapai perdamaian yang adil dan berkelanjutan. Kebijakan ini sejalan dengan komitmen RI untuk mendukung kemerdekaan dan pemulihan wilayah Palestina melalui forum internasional.

Pendekatan ini mencerminkan konsistensi diplomasi Indonesia dalam konflik Timur Tengah, yang juga sebelumnya terlihat ketika Presiden Prabowo hadir dalam KTT perdamaian Gaza di Mesir beberapa waktu lalu. Komitmen Indonesia terhadap perdamaian dunia menjadi sorotan di berbagai forum internasional yang diikuti oleh pemerintah RI.

Respon Internasional dan Peran Indonesia

Keikutsertaan Indonesia dalam Dewan Perdamaian mendapat sorotan internasional karena posisi strategis negara ini sebagai negara berpenduduk besar dan anggota komunitas global yang aktif. Pemerintah AS mengundang berbagai negara anggota BoP untuk hadir dalam KTT di Washington sebagai bagian dari lanjutan upaya diplomasi global.

Indonesia juga telah menjadi bagian dari inisiatif perdamaian yang lebih luas, termasuk dukungan terhadap gencatan senjata di Gaza yang sebelumnya telah dibahas pada pertemuan tingkat tinggi yang digelar di beberapa negara. Di tengah gejolak geopolitik dan konflik regional yang berlangsung lama, kehadiran Indonesia di forum seperti BoP diharapkan dapat memberikan suara kuat bagi perdamaian dan stabilitas.

Tantangan dan Harapan dari Keikutsertaan RI

Partisipasi Indonesia dalam Dewan Perdamaian membawa sejumlah tantangan, termasuk bagaimana memastikan rekomendasi forum ini diimplementasikan secara efektif di lapangan. Masyarakat Indonesia memiliki harapan tinggi bahwa keterlibatan negara di KTT ini akan memberi dampak nyata, terutama untuk rekonstruksi Gaza dan kemajuan solusi dua negara.

Sampai saat ini, pemerintah RI terus menegaskan bahwa kontribusi Indonesia di berbagai forum internasional adalah bagian dari kebijakan luar negeri yang mendorong dialog dan kerja sama global. Kunjungan Presiden Prabowo ke Amerika Serikat pekan depan menjadi momentum penting yang akan disaksikan dunia internasional.

Fery

Fery

indikatorbisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Menteri PPPA Tekankan Perlunya Ruang Digital yang Aman bagi Anak

Menteri PPPA Tekankan Perlunya Ruang Digital yang Aman bagi Anak

Menkes: Teknologi Genomik Akan Percepat Penanganan Penyakit di Indonesia

Menkes: Teknologi Genomik Akan Percepat Penanganan Penyakit di Indonesia

Kemenag Terapkan Literasi Keagamaan Lintas Budaya di Maluku Sebagai Percontohan

Kemenag Terapkan Literasi Keagamaan Lintas Budaya di Maluku Sebagai Percontohan

Samsat Keliling Tersedia di 14 Titik Wilayah Jadetabek Kamis 12 Februari

Samsat Keliling Tersedia di 14 Titik Wilayah Jadetabek Kamis 12 Februari

SIM Keliling Hadir di 5 Lokasi Jakarta Hari Ini 12 Februari 2026

SIM Keliling Hadir di 5 Lokasi Jakarta Hari Ini 12 Februari 2026